You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puskesmas Kecamatan Cilincing Gelar Talkshow Pemberian ASI
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Puskesmas Kecamatan Cilincing Sosialisasikan Pentingnya ASI

Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menyosialisasikan pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi.

Kegiatan ini mengingatkan kepada kita semua mengenai pentingnya pemberian ASI pada bayi,

Kegiatan yang diikuti puluhan ibu bersama balitanya ini dikemas dalam bentuk talkshow yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Cilincing, Senin (19/8).

DWP DKI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di RPTRA Rasela

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing, Edison Sahputra mengatakan, keluarga sangat berperan mendukung pemberian ASI ekslusif kepada bayi hingga usia enam bulan. Setelah enam bulan dilanjutkan pemberian ASI dengan makanan pendamping sampai bayi berusia dua tahun.

"Kegiatan ini mengingatkan kepada kita semua mengenai pentingnya pemberian ASI pada bayi. Dukungan suami pada istri agar selalu memberikan ASI ke buah hati sangat diperlukan," katanya,

Ditegaskan Edison, manfaat ASI tidak bisa tergantikan dalam membentuk generasi yang unggul, sehat dan cerdas. Kegiatan pekan ASI se-Dunia ini bisa jadi momentum bagi semua keluarga untuk selalu mengutamakan pemberian ASI kepada anaknya.

"Semuanya berperan untuk menyiapkan generasi yang lebih baik dan sehat di masa depan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11363 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1288 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1280 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye992 personBudhi Firmansyah Surapati